Minggu, 22 September 2013
Selasa, 17 September 2013
INDRY BERBI COYYY
Indri Barbie Si Imut Di Lintasan Balap
October 2, 2012Kalau liat keseharian cewek pemilik nama Indri Nurlia Sari, pasti gak ada yang sangka kalau cewek imut ini ternyata doyan ngebut, bahkan malah menekuni dunia balap mulai dari drag race hingga matic race.
Cewek yang masih tercatat sebagai siswi kelas 3 SMA 5 Bandung, Jawa Barat, ini punya nama tenar Indri Barbie. Saat ini Indri turun di kelas Matik Pemula 155 cc dan bergabung dengan tim Wahana Baru Motor Bandung.
“Sering ikutan balap mulai tahun 2011, prestasi terbaik aku juara Super FFA di Brigif Cimahi,” ujar cewek penyuka boneka Barbie ini.
Cewek kelahiran 1994 ini mengaku awalnya cuma ikut road race saja, namun kemudian aksi di atas roda duanya dilanjut ke ajang drag bike.
Terjun di dunia balap tak serta merta dia bisa ngebut sejak bendera start dikibarkan dan berakhir garis finish. Insiden jatuh hingga terseret motor pun jadi pelajaran berharga dalam perjalanan karirnya sebagai pebalap wanita.
‘’Dulu pertama kali ikut drag saya jatoh, bahkan sampe terpental dan terseret motornya. Pokona mah lucu waktu pertama kalina,‘’ tuturnya dengan logat Sunda yang kental.
Walaupun pernah jatuh, namun Indri gak merasa kapok. Malahan dia mengaku makin semangat dan makin menekuni dunia balap karena menurut nya dunia balap itu seru, dan menyenangkan.
“Dunia balap itu seru, pokona mah asik lah bisa buat menyalurkan hobi saya yang suka negebut, hehehe..‘’ Tambah nya sambil cengar-cengir.
Motifasinya terjun di dunia balap karena gak mau dianggap remeh dan ingin menunjukan kalau cewek juga bisa ngebut.
Lalu bagaimana dengan keluarga? ‘’Alhamdulillah keluarga aku mendukung walaupun awalnya nggak boleh. Namun setelah aku bisa meraih juara ahirnya keluarga mendukung secara penuh,’’ tambah Indri.
Walaupun suka balap bukan berarti Indri ga suka dandan lho, malah Indri terlihat tampil modis saat berada di paddock timnya.
Mantapss.. Sukses terus yah Beib.. ehh, Barbie..!!
DI 945 YA
indri berby coyyy
Indri barbie Lady joki 201m Asal bandung
Dari beberapa riques teman-teman IBLJ yang menginginkan pemberitaan
tentang lady joki asal bandung ini secara lengkap...dan bagaimana sih
ceritanya doi bisa menjadi joki 201 m...
berikut adalah wawancara on line yang admin IBLJ lakukan bersama indri barbie...
ternyata indri baru saja terjun sebagai joki tepatnya tahun lalu lo...mulanya sih hanya iseng ..ungkap mojang bandung yang anak tuggal tersebut.....mulanya iya hanya iseng2 nyeting motor sahabatnya...ga lama kemudian ia di tawarkan untuk bergabung pada TIM balap SHIT THE GRID BANDUNG...dan langsung di jadikan joki balap resmi...Woww..
bukan tanpa alasan TIM balap Seperti SHIT THE GRID BANDUNG me minang Indri barbie sebagai joki....ini mungkin berkat darah yang diturunkan dari ayah handa indrie yang beliau mengaku mantan pemain grass track itu...hemmm...pantas saja...
pada awal turun di balap resmi indri pertama kalinya turun pada darg bike di kelaten...dari situ doi terus berkembang...turun di setiap ivent-ivent resmi lainya seperti di kemayoran ,sentul dan lainya...sehimgga beberapa Tim balap lainya mengangkat indri sebagai joki...seperti TIM
*WAHANA BARU MOTOR BANDUNG
*TIARA RACING CIRACAS
wah....pengalaman yg sangat menarik ya menjadi joki wanita bisa bergabung pada beberapa tim balap resmi yang sudah ternama.....pasti teman-teman IBLJ pada iri nih...hehehe
dan pasti banyak pertanyaan di benak teman-teman IBLJ kira-kira orang tuanya tau ga ya kalo doi sebagai joki..??????
berikut adalah wawancara on line yang admin IBLJ lakukan bersama indri barbie...
ternyata indri baru saja terjun sebagai joki tepatnya tahun lalu lo...mulanya sih hanya iseng ..ungkap mojang bandung yang anak tuggal tersebut.....mulanya iya hanya iseng2 nyeting motor sahabatnya...ga lama kemudian ia di tawarkan untuk bergabung pada TIM balap SHIT THE GRID BANDUNG...dan langsung di jadikan joki balap resmi...Woww..
bukan tanpa alasan TIM balap Seperti SHIT THE GRID BANDUNG me minang Indri barbie sebagai joki....ini mungkin berkat darah yang diturunkan dari ayah handa indrie yang beliau mengaku mantan pemain grass track itu...hemmm...pantas saja...
pada awal turun di balap resmi indri pertama kalinya turun pada darg bike di kelaten...dari situ doi terus berkembang...turun di setiap ivent-ivent resmi lainya seperti di kemayoran ,sentul dan lainya...sehimgga beberapa Tim balap lainya mengangkat indri sebagai joki...seperti TIM
*WAHANA BARU MOTOR BANDUNG
*TIARA RACING CIRACAS
wah....pengalaman yg sangat menarik ya menjadi joki wanita bisa bergabung pada beberapa tim balap resmi yang sudah ternama.....pasti teman-teman IBLJ pada iri nih...hehehe
dan pasti banyak pertanyaan di benak teman-teman IBLJ kira-kira orang tuanya tau ga ya kalo doi sebagai joki..??????
Read more: http://infobalapliarjakarta.blogspot.com
Senin, 16 September 2013
gazzzz yaaaa


1.Honda karisma tembus 8,4 detik.
Boleh percaya boleh enggak! Honda Karisma milik Jhony yang sekarang tambah berkarisma ini, jajal tarung di event resmi drag 201 meter kelas FFA s/d 250 cc. Mahal, eh, malah katanya juga sempat mencatat best time!
“Ya, catatan waktunya tembus 8,4 detik. Padahal, lawannya motor sport seperti Honda Tiger atau lainnya,” bilang Jhony yang mau dipanggil Jhony doang ini. Begitunya, para lawan pun sempat ragu kalau tunggangannya kalah sama bebek lambang sayap mengepak itu.
Catatan waktu terbaik itu, tembus di heat pertama. Dan menempatkannya di posisi satu. Sayangnya, di heat kedua! Best time melorot jadi 8,6 detik dan posisi pun turun jadi ke-4. “Itu karena motor melintir saat start,” kata Jhony.
Ya, enggak apa deh! Tapi di next event harus balas dan jadi juara ya! Begitunya, Karisma racikan Man’s Speed ini tergolong kencang buat arena 201 meter! Boleh dong kalau rahasia tembus 8,4 detik itu diungkap!
“Boleh saja. Paling istimewa di motor ini, bagian kepala silinder. Terutama, noken-as,” bilang Herman Pieters, pemilik bengkel di Jl. Raya Jati Bening, Gg. Masjid, No. 16, Jati Kramat, Pondok Gede, Jakarta Timur.
Karena doi sebut noken-as, berarti mulai dibuka dari situ aja ya? Oke! Buat terapkan putaran kem cepat dan tinggi, maka buat klep in dipakai durasi 306º. Sedang buat klep buangnya, dikasih durasi 308º.
Angka ini, tergolong ekstrem ya! Maklum, kan motor digeber buat sekali jalan doang! “Jadi, enggak perlu mikir power bawah banget! Tak seperti di motor road race yang juga butuh kombinasi atas-bawah,” sebut Man, panggilan Herman.
Tingginya durasi klep ini punya konsekuensi lain. Yaitu, klep mudah floating alias ngambang. Buat menutupinya, mekanik ramah ini mengaplikasi klep dan per klep milik mobil! Enggak tanggung, ukuran payung klep pakai diameter 35 mm buat klep masuk dan 30 mm buat klep buang.
Sayangnya, Man tak tahu klep itu milik mobil apa. Karena klep itu dapat di tukang bubut kenalannya. Beda sama per klep. Kalau per klep, mengambil milik Toyota Vios. Tapi pegas penjaga naik-turunnya klep itu disesuaikan lagi dengan kepala silinder Karisma.
“Penyesuaiannya hanya sebatas memotong satu ulir pegas, karena buat diameternya masuk ke bagian head Karisma,” bilang Man. Nah, dengan dua bagian ini, Man gak perlu khawatir kompresi bocor atau klep bakal floating. Selain per lebih keras, semburan bensol dan udara ke ruang bakar juga mantap! Sama halnya dengan tersalurnya tenaga ke roda belakang. Enggak selip karena pakai kampas kopling BRT,” tambah Man!
Ngacir Cuy!
KOMBINASI PISTON DAN KNALPOT
Biar gebukan kompresi di ruang bakar menjadi 15,2 : 1, Man mengaplikasi piston Izumi 66 mm yang punya pen piston 13 mm. Makin mantap lagi, stroke juga naik 3 mm. Itu berkat pen piston yang dipasang di kruk-as yang disuplai BRT alias Bintang Racing Team.
Kompresi padat nan tinggi di ruang bakar itu, terbuang sempurna lewat aplikasi saluran buang Ahau Motor. “Knalpot ini, model baru! Diameter pipa lebih besar, hampir sekitar 30 mm,” ungkap Herman sembari memuji performa knalpot itu.
DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 50/90-17
Ban belakang : Comet 60/80-17
Karburator : Keihin PE 28 mm
Pilot/Main jet : 62/185
Gir : 14/ 34
Drag bike yang sedang ngetren
dan banyak wadah untuk balapan, membuat penyuka kecepatan dan bengkel
ingin berpartisipasi. Kenyataannya, drag bike tidak hanya dipakai untuk
balap, juga sekadar penampilan sehari-hari. Alhasil, sepeda motor
standar pun siap berubah wujud jadi lebih kerempeng, ciri khas sepeda
motor kencang itu.
Menurut Harri Novrian, pemilik bengkel drag bike di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, spesifikasi drag bike di Indonesia termasuk minimalis. Tidak perlu canggih seperti di luar negeri. ”Kalo boleh dibilang, sepeda motor diubah seringan mungkin. Bagian yang ntidak penting, dibuang saja supaya nggak nambah beban,” jelasnya.
Sederhananya, untuk mengubah sepeda motor menjadi model drag bike, bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Pertama,sasis! Bila dirasa tidak sesuai dan kurang ringan, bisa diganti dengan yang baru. Inilah salah satu yang menghabiskan biaya. Kalau versi impor dari Jepang, sasis drag bike bisa mencapai Rp 10-25 juta.
Untuk kaki-kaki, pilihlah sokbreker yang sesuai dengan ukuran sepeda motor. Ukuran ban juga disesuaikan, yaitu 50/90 untuk depan,dan 60/80 buat bagian belakang.Diameter pelek harus diperkecil, karena berhubungan dengan mesin yang akan di-bore up.
”Hitungannya berbeda kalau diameter ban nggak cocok. Semakin besar kapasitas, diameter ban diperkecil karena harus menggunakan perbandingan gigi yang tepat,” terang Harri.
Agar bertenaga, mesin wajib dioprek. Penggantian biasanya dilakukan pada noken as, piston, karburator, kabel busi dan beberapa komponen lain dengan spesifikasi balap. Memperbesar langkah dan diameter piston (termasuk silinder) serta perbandingan transmisi. Tak kalah penting. perrbandingan gigi akhir merupakan faktor penting untuk meningkatkan performa.
Setelah bodi ringan, kaki-kaki oke, dan mesin gahar, selanjutnya adalah settingan sepeda motor sesuai bodi dan gaya si penunggang. Misalnya dengan pemakaian setang jepit, pijakan kaki baru, hingga jok datar dan tanpa tambahan busa (jadi tidak nyaman).
Menurut Harri, kemungkinan biaya akan berada di kisaran Rp 3-5 juta untuk yang murah, dan Rp 5-20 juta untuk spesifikasi heboh. ”Kalau ingin murah ,modif sepeda motor matik saja. Pasalnya, tidak perlu repot mengganti gigi-gigi transmisi yang mahal. Cukup mempeerbesar diameter silinder dan memperpanjang langkah”,” ujarnya.
Untuk tampilan, bisa disesuaikan dengan selera. Selanjutnya, drag bike versi rumahan pun siap dibesut, asal dipakai di wadah yang benar dan tidak lupa mengutamakana keselamatan.
Menurut Harri Novrian, pemilik bengkel drag bike di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, spesifikasi drag bike di Indonesia termasuk minimalis. Tidak perlu canggih seperti di luar negeri. ”Kalo boleh dibilang, sepeda motor diubah seringan mungkin. Bagian yang ntidak penting, dibuang saja supaya nggak nambah beban,” jelasnya.
Sederhananya, untuk mengubah sepeda motor menjadi model drag bike, bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Pertama,sasis! Bila dirasa tidak sesuai dan kurang ringan, bisa diganti dengan yang baru. Inilah salah satu yang menghabiskan biaya. Kalau versi impor dari Jepang, sasis drag bike bisa mencapai Rp 10-25 juta.
Untuk kaki-kaki, pilihlah sokbreker yang sesuai dengan ukuran sepeda motor. Ukuran ban juga disesuaikan, yaitu 50/90 untuk depan,dan 60/80 buat bagian belakang.Diameter pelek harus diperkecil, karena berhubungan dengan mesin yang akan di-bore up.
”Hitungannya berbeda kalau diameter ban nggak cocok. Semakin besar kapasitas, diameter ban diperkecil karena harus menggunakan perbandingan gigi yang tepat,” terang Harri.
Agar bertenaga, mesin wajib dioprek. Penggantian biasanya dilakukan pada noken as, piston, karburator, kabel busi dan beberapa komponen lain dengan spesifikasi balap. Memperbesar langkah dan diameter piston (termasuk silinder) serta perbandingan transmisi. Tak kalah penting. perrbandingan gigi akhir merupakan faktor penting untuk meningkatkan performa.
Setelah bodi ringan, kaki-kaki oke, dan mesin gahar, selanjutnya adalah settingan sepeda motor sesuai bodi dan gaya si penunggang. Misalnya dengan pemakaian setang jepit, pijakan kaki baru, hingga jok datar dan tanpa tambahan busa (jadi tidak nyaman).
Menurut Harri, kemungkinan biaya akan berada di kisaran Rp 3-5 juta untuk yang murah, dan Rp 5-20 juta untuk spesifikasi heboh. ”Kalau ingin murah ,modif sepeda motor matik saja. Pasalnya, tidak perlu repot mengganti gigi-gigi transmisi yang mahal. Cukup mempeerbesar diameter silinder dan memperpanjang langkah”,” ujarnya.
Untuk tampilan, bisa disesuaikan dengan selera. Selanjutnya, drag bike versi rumahan pun siap dibesut, asal dipakai di wadah yang benar dan tidak lupa mengutamakana keselamatan.
-
berbagai jenis modifikasi motor drag siap besut
Drag bike yang sedang ngetren
dan banyak wadah untuk balapan, membuat penyuka kecepatan dan bengkel
ingin berpartisipasi. Kenyataannya, drag bike tidak hanya dipakai untuk
balap, juga sekadar penampilan sehari-hari. Alhasil, sepeda motor
standar pun siap berubah wujud jadi lebih kerempeng, ciri khas sepeda
motor kencang itu.
Menurut Harri Novrian, pemilik bengkel drag bike di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, spesifikasi drag bike di Indonesia termasuk minimalis. Tidak perlu canggih seperti di luar negeri. ”Kalo boleh dibilang, sepeda motor diubah seringan mungkin. Bagian yang ntidak penting, dibuang saja supaya nggak nambah beban,” jelasnya.
Sederhananya, untuk mengubah sepeda motor menjadi model drag bike, bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Pertama,sasis! Bila dirasa tidak sesuai dan kurang ringan, bisa diganti dengan yang baru. Inilah salah satu yang menghabiskan biaya. Kalau versi impor dari Jepang, sasis drag bike bisa mencapai Rp 10-25 juta.
Untuk kaki-kaki, pilihlah sokbreker yang sesuai dengan ukuran sepeda motor. Ukuran ban juga disesuaikan, yaitu 50/90 untuk depan,dan 60/80 buat bagian belakang.Diameter pelek harus diperkecil, karena berhubungan dengan mesin yang akan di-bore up.
”Hitungannya berbeda kalau diameter ban nggak cocok. Semakin besar kapasitas, diameter ban diperkecil karena harus menggunakan perbandingan gigi yang tepat,” terang Harri.
Agar bertenaga, mesin wajib dioprek. Penggantian biasanya dilakukan pada noken as, piston, karburator, kabel busi dan beberapa komponen lain dengan spesifikasi balap. Memperbesar langkah dan diameter piston (termasuk silinder) serta perbandingan transmisi. Tak kalah penting. perrbandingan gigi akhir merupakan faktor penting untuk meningkatkan performa.
Setelah bodi ringan, kaki-kaki oke, dan mesin gahar, selanjutnya adalah settingan sepeda motor sesuai bodi dan gaya si penunggang. Misalnya dengan pemakaian setang jepit, pijakan kaki baru, hingga jok datar dan tanpa tambahan busa (jadi tidak nyaman).
Menurut Harri, kemungkinan biaya akan berada di kisaran Rp 3-5 juta untuk yang murah, dan Rp 5-20 juta untuk spesifikasi heboh. ”Kalau ingin murah ,modif sepeda motor matik saja. Pasalnya, tidak perlu repot mengganti gigi-gigi transmisi yang mahal. Cukup mempeerbesar diameter silinder dan memperpanjang langkah”,” ujarnya.
Untuk tampilan, bisa disesuaikan dengan selera. Selanjutnya, drag bike versi rumahan pun siap dibesut, asal dipakai di wadah yang benar dan tidak lupa mengutamakana keselamatan.
Menurut Harri Novrian, pemilik bengkel drag bike di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, spesifikasi drag bike di Indonesia termasuk minimalis. Tidak perlu canggih seperti di luar negeri. ”Kalo boleh dibilang, sepeda motor diubah seringan mungkin. Bagian yang ntidak penting, dibuang saja supaya nggak nambah beban,” jelasnya.
Sederhananya, untuk mengubah sepeda motor menjadi model drag bike, bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Pertama,sasis! Bila dirasa tidak sesuai dan kurang ringan, bisa diganti dengan yang baru. Inilah salah satu yang menghabiskan biaya. Kalau versi impor dari Jepang, sasis drag bike bisa mencapai Rp 10-25 juta.
Untuk kaki-kaki, pilihlah sokbreker yang sesuai dengan ukuran sepeda motor. Ukuran ban juga disesuaikan, yaitu 50/90 untuk depan,dan 60/80 buat bagian belakang.Diameter pelek harus diperkecil, karena berhubungan dengan mesin yang akan di-bore up.
”Hitungannya berbeda kalau diameter ban nggak cocok. Semakin besar kapasitas, diameter ban diperkecil karena harus menggunakan perbandingan gigi yang tepat,” terang Harri.
Agar bertenaga, mesin wajib dioprek. Penggantian biasanya dilakukan pada noken as, piston, karburator, kabel busi dan beberapa komponen lain dengan spesifikasi balap. Memperbesar langkah dan diameter piston (termasuk silinder) serta perbandingan transmisi. Tak kalah penting. perrbandingan gigi akhir merupakan faktor penting untuk meningkatkan performa.
Setelah bodi ringan, kaki-kaki oke, dan mesin gahar, selanjutnya adalah settingan sepeda motor sesuai bodi dan gaya si penunggang. Misalnya dengan pemakaian setang jepit, pijakan kaki baru, hingga jok datar dan tanpa tambahan busa (jadi tidak nyaman).
Menurut Harri, kemungkinan biaya akan berada di kisaran Rp 3-5 juta untuk yang murah, dan Rp 5-20 juta untuk spesifikasi heboh. ”Kalau ingin murah ,modif sepeda motor matik saja. Pasalnya, tidak perlu repot mengganti gigi-gigi transmisi yang mahal. Cukup mempeerbesar diameter silinder dan memperpanjang langkah”,” ujarnya.
Untuk tampilan, bisa disesuaikan dengan selera. Selanjutnya, drag bike versi rumahan pun siap dibesut, asal dipakai di wadah yang benar dan tidak lupa mengutamakana keselamatan.
-
berbagai jenis modifikasi motor drag siap besut
bukan rx king biyasa,,,,,,gas,nya gax bisa pelan
Alhamdulillah,
Sujud syukur kehadirat ALLAH Swt, selalu memberikan pertolongan,
melimpahkan rizky yang berkah bagi kami. Mempertemukan kami untuk ber
silaturahmi dengan bos-bos yang murah hati dan baik, yang selalu
mendukung kami untuk riset dan berkembang, pun hasilnya semoga istimewa
dan membawa berkah bagi pemiliknya.
Kali ini seorang pria muda sukses, mr.B , bussines man dari kota Tuban. Menggelandang motor Yamaha Rx-King nya ke bengkel jam 9 malam, disaat kami sedang lembur mengerjakan orderan mesin balap. Motor berlabur kelir putih bersih, dipadankan velg alumunium Gold dan ban tapak lebar, rapih, simple dan berkesan mewah. Dalam pesan blackberry mesenger nya, mr.B mengatakan hanya ingin merapihkan kabel dan memperbaiki performa mesin nya sudah kurang enjoyable untuk dipakai turing. Benar saja, saat kami coba dan dibuka busi nya pengapiannya seolah terlalu advance, dan kampas koplingnya selip. Namun kami pun tak menduga jika ujungnya diajak riset besar… Pesan pemiliknya sederhana, untuk membuat motornya yang dipanggil SUKHOI, harus bisa terbang seperti layaknya jet tempur ^_^
Mempraktikan apa yang ter rangkum dalam buku panduan korek mesin 4
tak dan 2 tak milik kita, mesin sang raja langsung dibelah total. Fokus
awal adalah penggantian rasio transmisi set dengan racikan yang lebih
rapat. Kemudian bearing kruk as diganti dengan tipe yang istimewa, bukan
lagi c3 atau c4, yang ini bearing kruk as Hi-Speed, harganya setengah
juta lebih, tentunya harga ga akan pernah bohong tentang performa!
Connecting rod pun kita ganti baru, kruk as kemudian secara keseluruhan
disetimbangkan dan diselaraskan.
Mencegah kebocoran kompresi primer, seal kruk as kanan-kiri diganti baru. Crankcase pun tak lupa di Polished dengan autosol hingga kinclong. Tidak ada rahasia berarti di dinding crankcase maupun daun kruk as , bisa dibilang tidak ada usaha pemampatan kompresi bawah ini. Area dinding cranckase pada mesin 2 langkah memang dipergunakan untuk tempat penampungan bahan-bakar, udara, dan pelumas. Pelumas yang baik dipilih agar mudah bercampur dengan bahan-bakar, maka oli IDEMITSU menjadi andalan.
Langkah berlanjut pada pergerakan mata bor tuner meraih lubang-lubang
pada blok silinder. Lubang exhaust di desain ulang dijadikan setinggi
25 milimeter mendekati bibir blok. Begitu pula lubang transfer dan bilas
tak luput dibesarkan oleh mata bor tuner. Paling extreme adalah
modifikasi pada area pemasukan bahan-bakar, di besarkan hingga harus di
tambal pada dinding luar blok. Trus gue harus bilang WOW, sambil koprol
gitu?! Hahaha… Kudu bilang wow karena di Sukhoi ini dibenamkan membran
VFORCE seri 4.0 , membran karbon desain dari moto tasinari ini di klaim
lebih Galak, dan lebih Bertenaga dibanding seri 3.0. Masih ingat kan
ulasan kita tentang dasar ilmu tuning mesin 2 tak, beberapa tahun lalu, modifikasi mesin 2 tak – basic. Dikasih ilmu kalau ga di praktek kan dan di tekuni ya sayang banget
Apa juga ingat, ulasan kita tentang membran , yang lupa atau ga tahu klik rahasia dibalik membran vforce.
Mengapa sampai kita tulis tentang VForce, karena selain membuat produk,
moto tasinari juga memberi ilmu, dan kita sangat hormat pada sosok
seperti itu. Dan kalau pelit dalam membelanjakan membran yang hampir 2
juta rupiah ini, maka ya sangat disayangkan hidup tanpa mengetahui
nikmatnya mengendarai mesin 2 tak yang sesungguhnya. Dan tipe rumah
membran sengaja pakai bukan untuk rx-king, melainkan dari sang sepupu
Yamaha RXZ. Selain alasan teoritis rumah membran lebih besar = more
flow, pun karena seringkali bergaul dengan mas Andik, engineer RXZ tim
balap P5boer yang ditunggangi yhoga sogol dan pernah menggapai best time
7,2 second untuk trek 201 meter. Jadi ter inspirasi deh … Hehehe…
Karburator standar tentunya dilengserkan, diganti copotan dari Honda
NSR 150 SP, atau lebih dikenal dengan karburator keihin pe28mm. Dikawal
jet 140 disengaja untuk membuat setingan basah agar saat rpm tinggi,
piston tidak kekurangan campuran pelumas dan mengakibatkan macet.
Ngeriiii…
Piston dilengserkan dengan oversaiz 1,75 mm lebih besar, clearance hampir 0,20mm. Pada lubang hisap piston dipotong , sekalian dibuat lubang menganga di bawah piston. Adu volume silinder dengan silinder head model sirip belimbing yang dipangkas 0,8 milimeter ditetukan pada perbandingan 11 : 1 dengan bahan-bakar masih premium. Penyempurna ledakan masih disulut cdi standard, hanya koil yang didopang dari Yz125.
Kami masih percaya bahwa knalpot pada mesin 2 tak termasuk hal
penting, dan pastinya untuk riset knalpot 2 tak akan jauh-jauh lebih
mahal dibandingkan riset 4 tak yang hanya hitungan pipa sederhana.
Sedang pada 2 tak ada 5 bagian penting : Header, Difuser, Dwell,
Baffle, dan Stinger. Apa nggak mumet?! Pastinya knalpot yang bagus itu
semakin tinggi rpm tenaga harus semakin besar. Bangsa besar adalah
bangsa yang mau menengok sejarah, begitu kata bung Karno, bapak pendiri
bangsa. Sebagai anak bangsa, kita harus mampu menengok sejarah balap
Indonesia di era 80an, Yamaha Racing Indonesia pernah mendatangkan
knalpot racing buatan Noguchi , Jepang, untuk motor 125cc. Knalpot itu
begitu tenarnya di copy di kawasan Tidar surabaya dengan nama 3v3, atau
seringkali CMS menyebutnya knalpot King Of Drag. Maka kita buatlah
replika knalpot Noguchi, namun dengan pengembangan dan pembaruan desain
di Volume perutnya dan silincer. Harus merogoh kocek idr.700,000,- untuk
pelepas gas buang ini bukan hal berat bagi mr.B untuk diajak riset.
Yang penting kita bertanggung jawab, Gas Pol…!!!
Bak kopling pun dikawin silang dari bak yamaha jupiter mx, demi kepresisian modifikasi pembubutan dan pengelasan dilakukan di bengkel bubut pabrik. Mengapa harus dipindah ke posisi kanan? Dibanding sistem standardnya yang dari kiri tuas nya seringkali melengkung atau bahkan patah. Lagi-lagi keseringan kita praktikum di dunia balap, hasil risetnya kita terapkan pada motor korekan harian. Kenapa motor balap tuas nya di posisi kanan semua? Jika tidak lebih efektif dan efisien tentu tidak akan dilakukan. Kampas kopling 7 lapis, pir kopling vanadium 5 biji menjadikan sukhoi tak akan lagi mengalami slip dalam penghantaran tenaga.
Setelah test road set up, tak afdol rasanya jika kita tidak membawa ke meja dynotesting. Yah… jika standardnya berada di angka 17dk, bayangan kita pencapaian 28dk-30dk sudah cukup untuk dirayakan. Ternyata part-part berkualitas itu bersenyawa lebih dalam dengan ilmu tuning kita yang kebiasaan pake murmerceng, hasil 36,6 horsepower sungguh mengejutkan kita, membuat kita bersujud syukur, apalagi 5 dk tersendiri di dapat dari knalpot replika noguchi dibanding menggunakan knalpot standar bobokan saja. Dibanding sebuah motor Ninja 150cc drag yang biasanya bertenaga 42 dk di 14,000 rpm, pencapaian tenaga sukhoi yang digunakan untuk turing seperti ini tinggal finishing final gir depan belakang supaya mudah berlari mendekati 200 kpj.
Kedepan bos besar kita sarankan untuk riset bersama mengaplikasikan
pengapian YZ125 full, dan karburator berventuri 34mm dengan skep kotak
untuk menaikkan gasingan rpm dan pastinya menambah tenaganya… Tapi kita
sangat puas untuk hasil saat ini, apapun itu yang penting…
Racing is My Life
Kali ini seorang pria muda sukses, mr.B , bussines man dari kota Tuban. Menggelandang motor Yamaha Rx-King nya ke bengkel jam 9 malam, disaat kami sedang lembur mengerjakan orderan mesin balap. Motor berlabur kelir putih bersih, dipadankan velg alumunium Gold dan ban tapak lebar, rapih, simple dan berkesan mewah. Dalam pesan blackberry mesenger nya, mr.B mengatakan hanya ingin merapihkan kabel dan memperbaiki performa mesin nya sudah kurang enjoyable untuk dipakai turing. Benar saja, saat kami coba dan dibuka busi nya pengapiannya seolah terlalu advance, dan kampas koplingnya selip. Namun kami pun tak menduga jika ujungnya diajak riset besar… Pesan pemiliknya sederhana, untuk membuat motornya yang dipanggil SUKHOI, harus bisa terbang seperti layaknya jet tempur ^_^
Don’t judge it looks, Desire it power
Mencegah kebocoran kompresi primer, seal kruk as kanan-kiri diganti baru. Crankcase pun tak lupa di Polished dengan autosol hingga kinclong. Tidak ada rahasia berarti di dinding crankcase maupun daun kruk as , bisa dibilang tidak ada usaha pemampatan kompresi bawah ini. Area dinding cranckase pada mesin 2 langkah memang dipergunakan untuk tempat penampungan bahan-bakar, udara, dan pelumas. Pelumas yang baik dipilih agar mudah bercampur dengan bahan-bakar, maka oli IDEMITSU menjadi andalan.
We measure it, carefully, praying for the best power
it’s moto tasinari master piece of art
Piston dilengserkan dengan oversaiz 1,75 mm lebih besar, clearance hampir 0,20mm. Pada lubang hisap piston dipotong , sekalian dibuat lubang menganga di bawah piston. Adu volume silinder dengan silinder head model sirip belimbing yang dipangkas 0,8 milimeter ditetukan pada perbandingan 11 : 1 dengan bahan-bakar masih premium. Penyempurna ledakan masih disulut cdi standard, hanya koil yang didopang dari Yz125.
out of the box, thinking!!
Bak kopling pun dikawin silang dari bak yamaha jupiter mx, demi kepresisian modifikasi pembubutan dan pengelasan dilakukan di bengkel bubut pabrik. Mengapa harus dipindah ke posisi kanan? Dibanding sistem standardnya yang dari kiri tuas nya seringkali melengkung atau bahkan patah. Lagi-lagi keseringan kita praktikum di dunia balap, hasil risetnya kita terapkan pada motor korekan harian. Kenapa motor balap tuas nya di posisi kanan semua? Jika tidak lebih efektif dan efisien tentu tidak akan dilakukan. Kampas kopling 7 lapis, pir kopling vanadium 5 biji menjadikan sukhoi tak akan lagi mengalami slip dalam penghantaran tenaga.
Setelah test road set up, tak afdol rasanya jika kita tidak membawa ke meja dynotesting. Yah… jika standardnya berada di angka 17dk, bayangan kita pencapaian 28dk-30dk sudah cukup untuk dirayakan. Ternyata part-part berkualitas itu bersenyawa lebih dalam dengan ilmu tuning kita yang kebiasaan pake murmerceng, hasil 36,6 horsepower sungguh mengejutkan kita, membuat kita bersujud syukur, apalagi 5 dk tersendiri di dapat dari knalpot replika noguchi dibanding menggunakan knalpot standar bobokan saja. Dibanding sebuah motor Ninja 150cc drag yang biasanya bertenaga 42 dk di 14,000 rpm, pencapaian tenaga sukhoi yang digunakan untuk turing seperti ini tinggal finishing final gir depan belakang supaya mudah berlari mendekati 200 kpj.
RAT : Engine Tuning – Dynotesting
TIPS CARA MEMBUAT MOTOR KENCANG!!!!
Kalo
gw boleh jujur sama kalian,gw mengibaratkan motor itu sebagai cewek
atau yang lo anggap special,jd kalo lo mau ngerubah tunggangan
lo,pikirin dulu dampaknya biar ga jadi hal yang sia-sia.
JURUS PERTAMA :
Gambar di samping ada 3 buah karburator ,kemarin gw telah beri ulasan di tips korek mesin yang gw buat,tetapi gw belum kasih tau kalian mana yang di sebut karburator.
Gambar
diatas saya beri nomor urut 1 sampai 3 sebenarnya pada gambar 1sampai 3
semua itu gambar karburator bukan ukuran standar bawaan motor,di blog
gw yang lalu gw bilang bikin motor lo jadi kenceng bisa maenin
karburator aja dengan cara mengganti sepuyernya dengan ukuran yang lebih
besar ,tapi gw saranin buat motor yang benar-benar standar lo naikin
spuyer jangan terlalu besar minimal lo naikin 5 sampai maksimal 10,tapi
kalo lo mau rombak yang agak ekstrim lo bisa lemer karbu lo,biasanya ada
batasan buat ngelemer karbu lo,gw saranin lo lemer 1,5 sampai 2mm,itu
juga ga bisa lo kerjain sendiri lo musti singgah ke tukang bubut.
Jadi
gak bisa sembarangan and lo anggap enteng karna kalo lemer karbu
resikonya sangat besar,karbu lo gak bisa di balikin jadi standar lagi
dan kalo salah sedikit aja pada lemeran lo itu berakibat motor lo susah
di seting dalam arti kata jadi ngawur tu setingan,jadi gw saranin buat
pemula lo cukup main sepuyer aja karna gak beresiko tinggi dan bisa di
balikin jadi standar lagi.
JURUS KEDUA :
Di atas lo bisa liat, itu yang di namain CDI atau
banyak orang awam bilang perangkat pengapian tapi sekali lagi gw minta
maaf sama kalian karena semua contoh gambar tersebut gw ambil dari INTERNET semua,karna gw gak punya kamera digital maklum orang susah.
Buat yang satu ini gw gak bisa ngasih penjelasan yang kongkrit karna dalam pembelajaran gw CDI
atau perangkat pengapian ini sudah di buat permanen,kita semua gak bisa
ngerubah apa lagi kutak kutik tu CDI bisa gak idup motor lo alias
MAMPUS,tapi semua itu ada jalan keluarnya ,lo liatkan gambar diatas ada 2
CDI,yang gak ada logonya itu CDI standar pabrik and yang satunya CDI
racing,setiap motor standar biasanya perangkat CDInya menggunakan CDI
yang LIMITER sehingga kita tidak bisa geber motor hingga maksimal
karna sudah dipatok hanya bisa digeber misalkan Cuma 10000rpm gak bisa
lebih ,sedangkan CDI racing pada gambar yang ada disamping gambar CDI
standar tersebut menganut sistim CDI unlimiter artinya rpm yang di hasilkan gak dipatok bahkan bisa melampaui rpm standarnya.
Oleh
karna itu gw saranin ma kalian jangan main-main sama perangkat yang
satu ini,mending langsung lo ganti aja CDI yang standar ama yang RACING
kalo lo mau ngedapetin rpm yang maksimal,kan udah banyak perangkat CDI
yang di jual di TOKO AKSESORIES,tapi gw punya temen yang bisa ngatasin
masalah lo sama perangkat pengapian ini,karna temen gw ini bisa bikin
CDI standar jadi CDI racing,kalo lo penasaran lo bisa kontak temen gw
ini,atau lo bisa langsung datang ke markas CCMS di daerah pedurenan Jakarta selatan,atau lo kontak (021 95439940) AMBONK.
JURUS KETIGA :
Yang ketiga ini adalah NOKEN AS atau bahasa mekaniknya CAMPSAFT ,NOKEN
AS ini berfungsi untuk mengatur keluar masuknya pasokan bahan bakar
yang akan diproses sampai menghasilkan tenaga pada mesin motor
kalian,dalam dunia balap motor ini adalah perangkat sakti buat para
tuning mesin ,karna perangkat ini sangat-sangat sensitive jika salah korek sedikit aja motor langsung ogah lari alias lemot,para mekanik punya jurus masing-masing dalam memodifikasi NOKEN AS.
Tapi
gw punya bocoran sedikit buat lo bro yang suka bikin kencang motor
apalagi bagi para jago balap liar,moga-moga bocoran gw ini bisa lo
terapin ama tunggangan lo,sebelum lo korek NOKEN AS,lo harus paham dulu apa aja yang harus lo perhatiin.Pertama –tama lo ukur camp standarnya baik yang IN maupun yang EX dengan alat ukur yang namanya SIKMAT,trus lo catat LIFT nya berapa trus LSA
nya juga,kalau untuk motor standar korek kita tidak perlu EXTRIM untuk
memangkas campnya,cukup mengambil 0,5mm dari ukuran standar motor udah
sangar,tapi dalam hal ini lo bro jangan salah tanggap jangan lo pikir
kalo lo udah pangkas CAMP nya motor lo langsung ngacir,lo harus
(KUDU)ngukur KOMPRESI motor lo karna CAMP yang dah lo ubah tadi membutuhkan pasokan bahan bakar yang gak sedikit lagi,jadi OTOMATIS KOMPRESI MOTOR harus diukur ulang untuk mendapatkan POWER yang MAKSIMAL.Setelah diubah ukur KOMPRESI menggunakan Alat ukur KOMPRESI yang dinamakan (BURED),karna
dengan mengukur KOMPRESI ulang kita dapat mengetahui perbandingan
KOMPRESI standar dengan setelah kita rubah,karna kelebihan KOMPRESI juga
gak bagus,mengakibatkan motor galak di bawah atasnya mandek juga bisa
mengakibatkan kemacetan pada SEHER (PISTON),sebelum mencoba trik di atas alangkah baiknya kalian mempelajari dahulu cara-cara tuning CAMP agar tidak menjadi penyesalan dikemudian hari,semoga tips yang singkat dari saya ini bermanfaat. SELAMAT MENCOBA WASSALAM……….
seting karbu
Seting Ideal
Ngoook Tanda Basah Mekanik umum maupun balap, paham betul sama suara ngoook yang muncul dari karburator. Jelas, karena itu tanda setingan spuyer masih terlalu basah. Artine lagi, itu tanda setingan karburator minta diatur ulang. Dengan harapan, kucuran bensin ideal dari gasingan rpm bawah sampai atas. Ngoook...!
Pemilik motor baru yang iseng ganti karbu gede juga mengalami itu. Terutama untuk yang belumbisa seting spuyer sendiri. Alhasil begitu grip gas dipelintir mendadak, bukan cuma mesin mau mati tapi juga muncul bunyi ngooo. Bahkan dari moncong karbu kerap muncul muntahan buih bensin
“Biasanya karbu gede yang diterapkan punya RX-King venturi 26 mm, NSR150-SP 28 mm dan Mikuni kotak 24 mm. Padahal mesin masih standar dan hanya knalpot racing. Tentu ukuran spuyer tak sesuai kebutuhan mesin, sehingga ada bensin kembali keluar dari moncong karbu,” ucap Harry Rustian, mekanik Harry Motor HMTC di Jl. Jend. R. Soekanto, Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Tapi, bukan berarti karbu itu nggak bisa dipakai. Apalagi kalau sampai main buang langsung. Awas, ada yang cepat mungut! Maksudnya biar bisa tetap digunakan dengan setingan tepat dan enak dipakai.
Harry bersedia memandu cara seting dimaksud. Diawali menaikkan angka ukuran pilot-jet. Juga wajib menurunkan angka main-jet yang terpasang pada karbu ubahan tadi . Itu rumus umumnya.
Biar gampang, saat seting pilot-jet baiknya setelan sekrup angin dibuka dulu sekitar 1¼ sampai 1½ putaran balik. Kalau contohnya pakai karbu RX-King yang pakai spuyer 22,5 lantas diganti 25 atau 30 sampai dapat putaran langsam mantap.
Sebaliknya dengan angka main-jet yang mesti diturunkan. “Kalau asli karbu RX-King 150, biasanya motor buat harian yang bukan buat balap cukup diganti ukuran 130 atau bisa di bawahnya. Yang penting usahakan tidak muncul muntahan buih bensin di moncong karbu saat rpm bawah atau atas,” wanti Harry yang mengaku cukup mematok setelan jarum di posisi standar.
Biar lebih sip, tinggi-rendah pelampung juga mesti diintip. Sebab kalau volume bensin di bak karbu terlalu banyak, berdampak pada mesin yang jadi susah hidup. Kekurangan pun ada risiko. Mbrebet di rpm atas bahkan mati mendadak tapi bukan overheat. Makanya perlu sekali diukur ketimbang kena ngoook lagi. Ngoook...!
Kamis, 12 September 2013
Wow, 250 Dinamit Hilang, Bahaya Ledakan Bom Mengancam
OPINI | 28 June 2013 | 06:27
sumber foto; biztonsagpiac.hu
kabar mengejutkan kembali
terjadi hilangnya 250 dinamit milik PT MNK Yang hilang kamis sore 27/6
2013 , rencana awal dinamit tersebut dipesan perusahaan PT. BSP yg
berlokasi di cigudeg, bogor. dinamit ini rencananya akan digunakan PT.
BSP untuk keperluan pertambangan.
dan hingga hari ini dinamit
tersebut belum ditemukan dan raib entah kemana, dan aparat kepolisian
masi terus melakukan penyidikan, untuk menemukan keberadaan dinamit
tersebut termasuk melakukan operasi lalu lintas dijalan.
kini kita harus waspada karena
sangat berbahaya apabila 250 dinamit tersebut jatuh ketangan orang-orang
yg tidak bertanggung jawab ,dan menyalagunakan nya untuk menimbulkan
kekacauan yg dapat mengganggu dan mengacaukan keamanan dan ketentraman
bangsa indonesia.
dan kepada yg menemukan dinamit tersebut kiranya bisa melaporkan kekantor kepolisian terdekat di wilayah anda.
selamat pagi
Langganan:
Postingan (Atom)












